Rabu, 10 Desember 2014

Kaleleng jenis Coccinia Grandis bukan Makanan Ular

Cocconia (Coccinia Grandis) di Makassar tumbuhan ini dikategorikan Kaleleng, beberapa daerah dikenal dengan nama Papasan, Kemarong, Timun Padang, atau Timun Tikus. Sejak lama berkembang pandangan di masyarakat jika tanaman ini harus dihindari dan jangan dikonsumsi. Agar pandangan ini diterima dan diikuti, disebarkan informasi bahwa buah Coconia  salah satu makanan ular.

Buah Kaleleng (Papasan, Kemarong, Timun Padang) mirip timun.
Pendapat ini tentu saja keliru karena hampir semua jenis ular merupakan karnivora yakni pemakan daging. Buah kaleleng sangat baik dikonsumsi manusia karena mengandung antidiabetik yang bermanfaat menurunkan gula darah. Selain itu daun, batang, dan akarnya pun mengandung zat yang positif bagi tubuh.

Dibeberapa negara buah kaleleng jenis ini telah lama diperjualbelikan baik di pasar tradisional hingga ke pasar modern. Tanaman yang sering ditemui tumbuh liar dan merambat di pagar atau pohon lain ini, buahnya mirip timun kecil. Seringkali memiliki garis lebih hijau dari warna kulit buahnya sehingga mirip garis pada semangka.

Ciri buah yang berbahaya untuk dikonsumsi lazimnya mencolok, dihindari beberapa jenis hewan baik burung maupun ulat. Pemahaman tentang keanekaragaman hayati kita sudah harus diajarkan sejak dini baik di sekolah maupun dalam keluarga, baik sebagai usaha pelestarian, pengembangan, hingga pemanfaatannya secara bijak. Darmawan Denassa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar