Sabtu, 10 Juni 2017

Jembatan Layang di Atas Kebun

Jembatan bambu parri yang melintas berbentuk huruf L di atas kebun Rumah Hijau Denassa (RHD) lebih akrab kami sebut sky garden. Jembatan Layang di Atas Kebun mungkin demikian kalimat pas untuk namanya. Dibuat September 2016 lalu direhab Maret 2017. Jembatan ini menjadi salah satu perwujudan mimpi saya pada titian bambu yang melintas di atas kebun.
Di ujung timur Sky Garden, di bibir Pelataran Mappasomba
Rumah Hijau Denassa (RHD)


Minggu, 14 Mei 2017

Belajar dari Proses Pertumbuhan Padi

Padi tanaman yang menghasilkan beras yang setiap hari dikonsumsi sebagian besar masyarakat Indonesia baik di desa maupun di kota. Tetapi warga khususnya yang tinggal di kota umumnya mengenali beras tanpa tahun bagaiman proses tanaman padi sejak benih hingga menghasilkan gabah.
'Tak Kenal Maka Tak Sayang' pepatah lama yang tepat mewakili kondisi di atas. Belum ada jembatan bagi warga kota dan warga desa saing berkomunikasi tentang proses produksi gabah hingga menjadi beras.
Memberi Penjelasan Proses Pertumbuhan padi Padi pada
siswa yang Berkunjung ke Rumah Hijau Denassa (RHD)

Senin, 01 Mei 2017

Sujud Bersama

Sesungguhnya bersujud seluruh apa yang ada di bumi dan apa yang ada di langit. Sebab selian Dia seluruhnya adalah ciptaan, hamba yang wajib menyembah kepada-Nya. Itu sebab kami pun sujud. Menikmatinya di atas sajadah (tempat berujud) dihamparan rerumputan hijau adalah sebuah sujud yang penuh kenikmatan.


Selasa, 11 April 2017

Membaca Kembali Puisi Masa Kecil

Sebelum masuk TK, saya selalu diajari Ibu melafalkan beberapa puisi, salah satunya yang masih saya ingat Nawang Wulan karya Subagyo Sastrowardoyo.
Sampai tak segaja ketika membuka buku yang membahas tentang puisi saya baca di Bimbi Room (RHD). Petang itu sedang ada tamu dari Club Belajar Sipaktokong, jadilah saya baca puisi itu dengan sebelumnya saya memberi pengantar.
Membaca Puisi  Nawang Wulan karya Subagio Sastrowardoyo
di Bimbi Room Rumah Hijau Denassa (RHD)

Rabu, 01 Maret 2017

Berdua Menikmati Buku

Baca buku di ruang baca, baca buku disiang hari, baca buku berjamaah sudah lazim kami lakukan di Rumah Hijau Denassa (RHD), di Kampung Literasi Borongtala. Ingin menikmati suasana sekaligus menikmati buku Arabian Nigth berdua dengan Daeng Nisa, Alisha Putri Denassa. Dan keinginan ini terwujud  pertengahan Februari 2017.
Membaca buku cerita bersama 1001 malam bersama
Daeng Nisa di dalam tenda, persiapan Green Camp Literasi

Minggu, 26 Februari 2017

Interaksi di Green Camp Literasi

Green Camp Literasi di Kampung Literasi (KL) Borongtala berlangsung kembali di bulan kedua tahun 2017 ini. Kegiatan apresiatif untuk menghargai kesediaan peserta KKN UIN Alauddin Gelombang 53 posko Kelurahan Tamallayang mengajar sekretariat di KL Borongtala di Rumah Hijau Denassa (RHD). Juga apresiasi untuk Kelas Komunitas RHD yang tergabung dalam kelas budaya dan kelas bahasa.
Bersama Peserta Green Camp Literasi
Kampung Literasi Borongtala di Rumah Hijau Denassa (RHD)

Minggu, 29 Januari 2017

Tembang Medang

Markisa dikenal masyarakat Malino dengan nama lokal tembang, penyebutannya sama dengan salah satu jenis ikan dalam bahasa Makassar. Markisa dan Malino bagaikan siang dan malam. Kota kecil di dataran tinggi Gowa ini sejak puluhan tahun silam identik dengan buah ini.  Markisa salah satu oleh-oleh wajib jika berwisata ke Malino.
Markisa Kuning (Passiflora edulis) masih belum dibudidayakan
sebagai tanaman perkebunan atau industri. Tanaman ini masih
bertahan sebagai tanama sela di kebun warga di Kanreapia